Holy Ramadhan…..
Posting tanggal 19 oktober 2005
Bulan ramadhan….
Email dari milis sma:”acara buka puasa diadakan di plaza semanggi hari kamis tanggal 20 oktober 2005, harap hadir before, on the show, or after buka puasa…cari tempat-tempat keramaian atau yang ada keramaiannya, dan kabari alumni yang lain….datang ya…..”
Sms masuk dari teman kuliah:”guys, buka puasa bersama kumpul di plaza setabudi hari jumat ini ya, please confirm untuk reserve tempat, biar lebih enak…”
Ada yang berubah di hati ini untuk ramadhan kali ini, entah mengapa ada rasa enggan untuk menghadiri acara-acara yang namanya buka puasa bersama….mungkin acara seperti itu baik dengan alasan silaturahmi, untuk menyambung kembali ukhuwah islamiyah, tapi jika diadakan di mal-mal, atau restoran mewah yang sekali makan bisa habis sampai puluhan ribu rupiah per orang, rasanya seperti tidak sepadan dengan ibadah–ibadah yang sudah kita laksanakan di bulan ramadhan.
Alhamdulillah untuk ramadhan tahun ini ada rasa yang mendorongku untuk pergi ke mesjid, tarawih, atau sekedar tadarus atau sholat malam di kamar. Rasanya jika satu malam saja terlewat tanpa menjalankan ibadah sunnah di bulan ramadhan, betapa sayangnya, betapa terasa sia-sianya kita telah melewatkan nafas di hari itu. Allah sudah memberi kita satu hari yang indah untuk dijalani di dunia, tapi betapa sia-sianya jika hari itu terlewat begitu saja tanpa kita melakukan ibadah yang berarti, yang bisa menambah pahala kita di bulan ramadhan ini.
Kadang itu yang jadi alasan mengapa aku enggan untuk mengikuti acara buka puasa bersama yang terkesan dapat melewatkan waktu yang begitu berharga sedemikiannya, hanya untuk sekedar ngobrol-ngobrol ngaler ngidul, tertawa-tawa, saling bercanda, dan menghabiskan uang sekian rupiah tanpa bermanfaat bagi siapapun kecuali bagi pemilik restoran yang mungkin sudah cukup kaya dengan usahanya itu. Ditambah lagi belum tentu semua yang hadir di acara buka puasa itu ingat untuk menjalankan solat maghrib. Sayang sekali puasa ramadhan hari itu, yang didapat hanya lapar dan haus tanpa memahami makna besar yang terkandung dibaliknya…
Ini hanya sekedar renungan….kegiatan buka bersama pada dasarnya baik, mungkin akan lebih bermanfaat jika diadakan di panti asuhan, atau buka puasa bersama anak jalanan atau kaum fakir dan miskin, dengan agenda yang lebih islami dan juga lebih bermanfaat dalam arti lebih banyak orang yang merasa senang dan bahagia dengan uang dan waktu yang kita keluarkan untuk mereka…..
I myself…don’t know how or where to begin..but I know I would find the way if I work for it….i hope….
October 20th, 2005 at 1:02 pm
vivi sayang,
toh kita tetap ingat kan untuk bersholat ria.
gw sih melihat itu sebagai ajang silaturahmi. bertatap muka dengan orang-orang yang pernah singgah di masa lalu kita; dan mengetahui bahwa mereka pun masih hadir di masa kini.
silaturahmi juga sunnah rasul lho. masalah hambur2 uang, itu kan kembali pada kamunya. cukuplah kamu berniat tak menghambur2 biaya. yang sederhana saja.
sisanya, pandang positif ajah! yang penting, ambil pelajarannya.
maka gw senang sekali pas buka bareng kemarin.